a.i.u's Blog

Ketika kepedihan hati tak terperi, aku hanya bisa menulis tanpa berkata

Posted by: arianiintan on: August 20, 2011

Ketika tangisan tidak bisa meluapkan perasaan
Ketika bicara tidak menyelesaikan masalah
Hanya tangan yang bisa mengungkapkan perasaan…

Rasanya hari ini gravitasi bumi seperti berarah ke kepalaku
angin seperti dihembuskan dengan kuat hanya ke telingaku
Debu bumi terasa seperti menampar pipi ini
Ombak laut terasa menggulungku
Awan terasa menghujaniku dengan deras air
Matahari terasa menusuk kulit karena tidak ada ozon yang menaungiku
Dan aku tersungkur disini

Entah apa yang terjadi
Dunia ini seperti menghakimi
Dunia ini seperti memuntahkan isinya kehadapanku
Entah apa yang terjadi
Entah apa yang harus kuperbuat
Aku seperti tenggelam disini
Aku tidak bisa keluar
Aku tidak bisa bernafas
Aku tidak punya pegangan
Aku tidak bisa berbuat apa apa

20 agustus 2011
ketika sabar menjadi patokan
ketika mata tidak bisa menangis lagi
ketika tubuh belum mampu menjauh dari ke fanaan drama ini

Advertisement

2 Responses to "Ketika kepedihan hati tak terperi, aku hanya bisa menulis tanpa berkata"

ciiiil? what happened? wahng. maaf yaa tadi malah gw grecokin sama masalah per-GC-an. ayo semangat. it’s not gonna rain forever even it is, why don’t you try to dancing in the rain. peyuk jauh :*

hehe, no matter nti. i posted that tomorow, now i feel better and not sad anymore. biasalah, ujian kehidupan. emang harus banyak sabar. hihi. by the way, semangat nyekrip yaaaaaaa. gw seneng kali ditanyain GC, biar keliatan intelek gitu ceritanya.haha. kasih tau aja kalo butuh sesuatu :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.